Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil pada Anak

pemicu anak kerap kencing

Aldricus – Apakah anak Anda kerap bolak-balik ke kamar mandi untuk kencing? Kemungkinan ada keadaan tertentu yang menjadi pemicunya. Untuk ketahui langkah menangani kerap buang air kecil pada anak, Anda perlu pahami dahulu pemicu anak kerap kencing. Dengan begitu, pengatasan terbaik bisa dicari.

Bila anak kerap kencing sesudah dia minum banyak air, ini tentu saja dipandang normal. Tetapi, jika Sang Kecil kerap buang air kecil saat sedikit minum air, kemungkinan ada keadaan tertentu yang menjadi pemicunya.Berikut beragam pemicu anak kerap buang air kecil dan langkah menanganinya yang dapat Anda kerjakan.

pemicu anak kerap kencing

1. Terburu-buru saat buang air kecil

Jika anak terburu-buru saat buang air kecil, kemungkinan masih tetap ada urine yang masih ada dalam kandungan kemihnya. Keadaan ini dikenali sebagai voiding dysfunction.Voiding dysfunction umumnya terjadi saat anak sedang main dengan beberapa temannya hingga dia tergesa-gesa saat buang air kecil. Hasilnya, urine yang sisa dalam kandungan kemihnya akan membuat Sang Kecil kembali lagi ke kamar mandi untuk kencing.Bila ini kasusnya, langkah menangani kerap buang air kecil pada anak yang dapat Anda kerjakan ialah minta anak tidak untuk terburu-buru saat kencing hingga urine di kandungan kemih dapat dikeluarkan seutuhnya.

2. Peradangan pada organ intim

Peradangan pada organ intim dapat menjadi pemicu anak kerap buang air kecil. Bila terjadi pada anak wanita, keadaan ini dikatakan sebagai vulvovaginitis. Saat itu, permasalahan ini dikenali sebagai balanitis bila terjadi pada anak lelaki.Ke-2 keadaan ini umumnya terjadi bila anak-anak tidak bersihkan organ intimnya dengan baik. Disamping itu, mandi dalam bak yang penuh busa bisa juga jadi pemicunya.Vulvovaginitis ialah permasalahan yang umum terjadi pada anak wanita.

3. Diabetes tipe 1

Walau jarang ada, diabetes type 1 bisa menjadi pemicu anak kerap buang air kecil. Dokter biasanya akan lakukan analisis lebih dulu untuk pastikan apa diabetes type 1 sebagai pemicu anak kerap kencing.Bila memang keadaan anak kerap kencing disebabkan penyakit ini, umumnya urine yang dikeluarkan bisa banyak. Sang Kecil akan berasa haus terlalu berlebih (polidipsia) hingga dia bisa banyak minum.

4. Diabetes insipidus

Diabetes insipidus ialah pemicu sangat jarang dari anak kerap buang air kecil. Tipe diabetes ini terjadi karena ada permasalahan pada hormon antidiuretik (hormon yang membuat ginjal mempernyerap air).Keadaan ini membuat ginjal tidak dapat simpan air hingga badan akan kehilangan cairan. Hasilnya, anak akan berasa haus terlalu berlebih dan kerap bolak-bolak ke kamar mandi untuk kencing.

Penyembuhan diabetes insipidus akan dilandasi oleh macamnya. Misalkan, dokter akan mereferensikan pasien diabetes insipidus sentra untuk minum air semakin banyak dan konsumsi obat desmopressin untuk gantikan hormon antidiuretik yang lenyap.Sedang, untuk pasien diabetes insipidus nefrogenik, dokter akan mereferensikan skema makan rendah garam untuk kurangi jumlah urine yang dibuat ginjal. Dokter akan menyarakankan untuk minum cukup air buat menghindar dehidrasi.

5. Infeksi saluran kemih

Infeksi aliran kemih bisa juga mengakibatkan anak kerap kencing. Tanda-tanda infeksi aliran kemih yang perlu dicurigai berbentuk merasa sakit saat kencing, urine berdarah atau kotor, demam, ngilu punggung, sampai mual.Langkah menangani kerap buang air kecil pada anak yang disebabkan karena infeksi aliran kemih akan berbeda. Dokter akan lakukan analisis lebih dulu untuk cari tahu apa pemicunya.Bila pemicunya ialah bakteri, karena itu dokter bisa mereferensikan obat antibiotik. Tetapi, bila virus atau jamur yang menjadi pemicunya, karena itu dokter akan memberi resep obat antivirus dan antijamur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *